GDG Developer Festival Depok 2018

GDG Developer Festival Depok 2018

Komunitas pengembang aplikasi Google alias Google Developer Groups chapter Depok baru aja ngadain sebuah acara yang isinya “daging” semua. Narasumber yang hadir adalah para pakar di bidangnya masing-masing. Mulai dari webmaster, android developer, data scientist, product manager sampai data engineer dari Google dan startup unicorn Indonesia.

Acara yang dimulai sekitar jam 9.30 diawali dengan sambutan dari manager GDG, Azmi Faiz Habibi dan pihak CCIT UI. Pembicara pertama yang muncul adalah Afif Akbar Iskandar, data scientist di Bukalapak yang memaparkan teori-teori yang digunakan untuk membuat aplikasi pintar menggunakan teknologiĀ machine learning.

Setelah peserta ditantang dengan beragam rumus dan teori AI dari mas Afif, selanjutnya datanglah pencerahan baru dari Mahmud Omar Saladin (Amu), Webmaster Relations di Google. Beliau sharing tentang gimana caranya supaya website kita menduduki peringkat teratas dalam halaman hasil pencarian Google. Cara tersingkat adalah: pasang Ads. Hahahaha.. Kalau nggak mau pasang Ads, yaaa.. ada deh caranya, nanti gue beberkan secara lebih dalam, ya.

Sesi mas Amu ini sesi paling enak karena abis itu kami dapat makan siang, terus solat, terus lanjut lagi dengan sesi diskusi panel bareng mas Denny Yusuf, product manager-nya Learn Quran. Kami membahas beragam hal mulai dari gimana rasanya jadi anak startup, sampai tentang tips dan trik membangun startup.

Dari ngobrol bareng, microphone berpindah lagi ke sesinya mas Imre Gani, Data Engineer-nya Traveloka. INI SESI YANG PALING SERU! Kenapa? karena mati lampu! ahahaha..

Sebetulnya gue kesian sih sama beliau, kenapa pas sesi Google Cloud malah listrik padam. Hiks. Kurang lebih 45 menitan deh tuh kami gelap-gelapan dan gerah bersama di auditorium MRPQ FTUI. Terharu juga sih karena baik peserta dan pembicara itu mau tinggal di dalam ruangan, menanti tanpa kepastian. Mirip kayak menanti janji mantan. #eaaa

Sesi yang harusnya jadi sesi presentasi malah jadi ajang curcol bersama mas Imre. Keren sih, karena beliau itu kaya banget pengalamannya. Beliau pernah kerja di CERN dan eBAY. Buat gue, yang menyentuh adalah ketika beliau cerita alasan utama balik ke Indonesia adalah demi keluarga.. aawwww… co cwiit, kan?

The last but not least, materi dari jagoannya android Indonesia, Sidiq Permana.

Gue kenal mas Sidiq ini (tapi dia ga kenal gue) dari zaman awal belajar Android di tahun 2010 silam di grup GDG Android . Bedanya, beliau konsisten ngembangin Android lalu jadi Google Developer Expert, dan gue gini-gini aja.. Hahaha..

Sesi sharing dari mas Sidiq adalah gimana caranya bikin aplikasi pintar pakai TensorFlow, TensorFlowLite, dan ML Kit. Yang gue suka sih, beliau nge-demo-in gimana caranya ngelatih aplikasi pintar yang kita bikin untuk menganali gambar dengan dataset yang kita punya.

Jadi awalnya, kita punya sekitar 10.000 foto yang berisi gambar beragam jenis bunga: Rose, Aster, Sunflower, dsb. Ribuan foto ini adalah dataset yang digunakan untuk ngelatih aplikasi supaya bisa mengenali gambar bunga apa yang terpampang nyata di setiap foto.

Kemarin mas Sidiq pakai Docker jadi ga ribet sama dependency, terus beliau udah nyiapin aplikasi simple yang digunakan untuk ‘ngebaca’ foto dan menampilkan tulisan gambar bunga apa yang terlihat di foto tersebut.

Cool, isn’t it?

Imagine the possibilities kalo kita mainan Artificial Intelligence (AI) ini.

Semoga beberapa tahun ke depan, semakin banyak putra/putri Indonesia yang bikin aplikasi pintar dan bisa meningkatkan kualitas hidup manusia negara kita yaaa.. Amiiin!

Terima kasih Google, GDG chapter Depok, dan semua pendukung acara yang kece banget ini. Ditunggu acara berikutnya, ya! ^_^

 

Published by

Inne Ria

A mother who loves to write articles, codes and black letters

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *